Home / AKIDAH / ISLAM PENGHAPUS DOSA

ISLAM PENGHAPUS DOSA

         Keyakinan memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kebaikan di dunia lebih lebih di akherat, ketika orang kafir mengikrarkan kalimat syahadat akan membuatnya menjadi insan yang dihapuskan dosa dosanya, dan mereka memulai lembaran baru. Bahkan dosa syirik dan dosa besar akan dihapus hapus oelh Allah a’ala sebagai bentuk kasih sayang terhadap hambanya, karena rahmat Allah ta’ala sangat luas dan Agung. Nabi shollahu alaihi wassalam  pernah bersabda;

إِذَا أسْلَمَ العَبْدُ فَحَسُنَ إسْلَامُهُ، يُكَفِّرُ اللَّهُ عنْه كُلَّ سَيِّئَةٍ كانَ زَلَفَهَا، وكانَ بَعْدَ ذلكَ القِصَاصُ: الحَسَنَةُ بعَشْرِ أمْثَالِهَا إلى سَبْعِ مِئَةِ ضِعْفٍ، والسَّيِّئَةُ بمِثْلِهَا إلَّا أنْ يَتَجَاوَزَ اللَّهُ عَنْهَا.

           Artinya,  “Apabila seorang masuk Islam kemudian dia perbaiki islamnya maka Allah Ta’ala akan hilangkan dosa dimasa lalu, dan setelah itu dia akan diberikan balasan.  Satu kebaikan menjadi 10 sampai 700 kebaikan, sedangkan keburukan akan dibalas semisal dengan itu.”[1]

               Al Imam Ibnu Hajar al-Asqalani menjelaskan tentang Hadist di atas bahwa, baiknya Islam seorang hamba adalah senantiasa perbaiki keikhlasan, dan aqidahnya dengan selalu menempatkan nilai nilai Islam dalam batin dan dhohir. Dan berupaya untuk mengamalkan amalan dalam Islam yang bisa mendekatkan dirinya kepada Allah ta’ala. Bukan hanya pengakuan dalam lisan, tetapi ia buktikan dengan perbuatan.

           Islam memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap kebaikan seseorang, islam menjadi sebab datangnya ampun Allah ta’ala. Dan kalau kita perhatikan generasi awal, para sahabat Nabi shollahu alaihi wassalam, mereka adalah orang orang yang hidup dimasa kesyirikan, kekufuran, dan masa jahilliyah. Tetapi ketika mereka masuk Islam, mereka merupakan kemuliaan cara mengamalkan, dan menjalankan semua perintah Allah dan RasulNya. Islam bukan hanya memuliakan pemiliknya di dunia, tapi salah memberikan jaminan yang nyata dalam kehidupan akherat. Sebagaimana dalam hadist Nabi Muhammad shalallahu alahi wasallam pernah bersabda;

كل أمتي يدخل الجنة إلا من أبى! قيل: ومن يأبى يا رسول الله؟! قال: من أطاعني دخل الجنة، ومن عصاني فقد أبى

            Artinya, “ setiap dari umatku akan masuk surga kecuali orang yang tidak mau masuk surga, kemudian para Sahabat bertanya:  wahai Rasulullah? Siapakah orang yang tidak mau masuk surga.  Rasulullah bersabda:  orang yang Taat kepada aku dia akan masuk surga, sedangkan orang yang durhaka kepadaku, maka dia tidak mau masuk surga. [2]

             Habist ini mengisyaratkan bahwa mengikuti agama Muhammad shollahu alaihi wassalam adalah jalan keselamatan, bahkan ada jaminan dari Nabi shollahu alaihi wassalam. Siapa yang mengikuti jalan Rasulullah dan tidak menyimpang dan tidak keluar di jalannya akan mendapatkan surga. Islam telah menjadi jalan keselamatan bagi pemiliknya.

 

Penulis : Ust. Abu Umair, BA., M. Pd.

Sleman, Maret 2019

 

________________

[1] Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu, HR.  imam Al-Bukhari 41,  dan imam Nasa’I  4998.

[2] Hadis dari sahabat Abu Hurairah radhiyallahu anhu, HR. Bukhori 7280.

About abuumair

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

NASEHAT EMAS

KISAH BUAH SEMANGKA Suatu riwayat tentang Syeikh al-Imam Syaqiq ...