Home / ARTIKEL POPULER / MENGENAL CINTA KEPADA NABI MUHAMMAD sholallhu alaihi wassalam
Seminar Nasional Abu Umair

MENGENAL CINTA KEPADA NABI MUHAMMAD sholallhu alaihi wassalam

Cinta kepada nabi adalah sebuah kewajiban bagi setiap insan yang telah mengikrarkan dua kalimat syahadat,bukti dimana seseorang telah mempercayai bahwa tiada tuhan kecuali allah dan nabi Muhammad adalah utusan Allah. Maka kita sebagai umat islam sungguh tidak pantas jika tidak mengenal Rasullah,dengan mengenal Rasulullah maka dengan mudah pula kita untuk mencintainya karena ada pepatah berkata “Bila tak kenal maka tak sayang” . Lantas bagaimana cara kita mencintai Rasulullah?

Sesungguhnya cinta tak hanya tentang rasa mengagumi,namun cinta harus membutuhkan sebuah pembuktian. Ketika seorang remaja sudah mengagumi,mencintai seorang wanita maka sungguh akan luluh disetiap langkah gerak sang pujaan,ia akan melakukan apapun asal dapat memilliki hatinya,asal sang wanita dapat menerima cintanya dan membalasnya dengan perasaan yang sama pula. Seperti itu pula cinta kita kepada Rasulullah,tak hanya sebuah ucapan namun juga perlu diekspresikan.

Oleh karena itu kita harus membuktikan rasa cinta kita kepada Rasulullah dengan cara-cara seperti berikut:

  1. Mencontoh Dan Menjalankan Sunnah Rasullah.

Cara awal untuk mencintai Rasulullah dengan mencontoh dan menjalankan Sunnahnya. Dijelaskan oleh Rasulullah dalam hadits Anas bin Malik, beliau berkata:

قَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا بُنَيَّ إِنْ قَدَرْتَ أَنْ تُصْبِحَ وَتُمْسِيَ لَيْسَ فِي قَلْبِكَ غِشٌّ لِأَحَدٍ فَافْعَلْ ثُمَّ قَالَ لِي يَا بُنَيَّ وَذَلِكَ مِنْ سُنَّتِي وَمَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku: “Wahai, anakku! Jika kamu mampu pada pagi sampai sore hari di hatimu tidak ada sifat khianat pada seorangpun, maka perbuatlah,” kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku lagi: “Wahai, anakku! Itu termasuk sunnahku. Dan barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka ia telah mencintaiku. Dan barangsiapa yang telah mencintaiku, maka aku bersamanya di Surga” (Sunan Turmudzi, Bab Abwabul ilmi An-Rosulillah Juz 4, hal. 410. Nomer Hadits 2678, Sebagaian ada yang mengatakan hadits ini lemah)

  1. Menyampaikan shalawat dan salam kepada Rasulullah, untuk mengamalkan firman Allah.

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikatNya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya” [QS. Al-Ahzab : 56].

  • Menyebut keutamaan dan kekhususan sifat, akhlak dan perilaku utama yang Allah berikan kepada Rasulullah, sehingga menjadikan Rasulullah sebagai contoh. Juga menyebut mu’jizat serta bukti kenabian untuk mengenal kedudukan dan martabat Rasulullah. Dengan demikian, dapat meningkatkan keimanan dan kecintaan kita kepada Rasulullah.
  • Bersikap santun dan beradab dengan Rasulullah, baik dalam menyebut nama atau memanggilnya.

Allah berfirman :

لَا تَجْعَلُوا دُعَاءَ الرَّسُولِ بَيْنَكُمْ كَدُعَاءِ بَعْضِكُمْ بَعْضًا ۚ قَدْ يَعْلَمُ اللَّهُ الَّذِينَ يَتَسَلَّلُونَ مِنْكُمْ لِوَاذًا ۚ فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Janganlah kamu jadikan panggilan Rasul di antara kamu seperti panggilan sebahagian kamu kepada sebahagian (yang lain). Sesungguhnya Allah telah mengetahui orang-orang yang berangsur-angsur pergi di antara kamu dengan berlindung (kepada kawannya), maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintahNya takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa adzab yang pedih” [QS. An Nuur : 63].

  1. Berharap Melihat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam Dan Rindu Berjumpa Dengannya, Walaupun Harus Membayarnya Dengan Harta Dan Keluarga.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

مِنْ أَشَدِّ أُمَّتِي لِي حُبًّا نَاسٌ يَكُونُونَ بَعْدِي يَوَدُّ أَحَدُهُمْ لَوْ رَآنِي بِأَهْلِهِ وَمَالِهِ

“Di antara umatku yang paling mencintaiku adalah, orang-orang yang hidup setelahku. Salah seorang dari mereka sangat ingin melihatku, walaupun menebus dengan keluarga dan harta” (Shohih Muslim, Bab Al-Jannah wa sifatun na’imiha juz 8, hal. 145, Nomer Hadits 2832)

  1. Belajar Al-Qur’an, Membaca Dan Memahami Maknanya

Di antara tanda-tanda mencintai Rasulullah adalah mencintai al Qur`an yang diturunkan kepadanya dan rasulullah mengambil petunjuk, membimbing (manusia) dengannya serta berakhlak dengannya, sehingga ‘Aisyah menyatakan:

إِنَّ خُلُقُ نِبِيِّ الله كَانَ القُرْآن

“Sesungguhnya akhlak beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah al Qur`an”. (Shohih Muslim, Bab al-masaajid wa mawaadius sholat juz 2, hal. 168, Nomer Hadits 746).

Oleh : Abu Umair, BA., M. Pd.

About abuumair

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

ANCAMAN TEKNOLOGI MODERN

Seiring pertumbuhan dan perkembangan teknologi yang begitu pesat dalam ...